Translate

Jumat, 30 Januari 2015

Di Cina, Pria Berjanggut dan Perempuan Berjilbab Dilarang Naik Bus

Palembang, SangPencerah.org - Kabar mengejutkan datang dari Cina. Sebuah kota di wilayah Tiongkok, Xinjiang, baru-baru ini mengeluarkan peraturan yang melarang pria berjenggot panjang dan wanita berbusana muslim untuk menaiki bus-bus umum di kota tersebut, ujar media pemerintah seperti dilansir oleh Aljazeera.com

Pemerintah kota Karamay melarang perempuan yang memakai jilbab, kerudung, atau pakaian dan busana-busana yang berbau muslim. 
Larangan pria berjanggut dan perempuan berjilbab menaiki bus-bus di kota Karamay dimaksudkan untuk memperkuat keamanan selama komepetisi olahraga yang sedang diselenggarakan di kota tersebut. 
Xinjian adalah tempat tinggal bagi orang-orang Muslim Uighur yang berbicara bahasa Turki.
"Pejabat kota Karamay telah mendukung kebijakan yang rasis dan diskriminatif terhadap orang-orang Uighur," ujar Alim Seytoff, Presiden Asosiasi Uighur-Amerika yang berbasis di Washington. 
Tidak hanya itu, perlakuan diskriminatif juga kerap dilakukan pemerintah Tiongkok terhadap muslim. Tiongkok melarang pejabat muslim dan mahasiswa berpuasa selama bulan suci Ramadhan beberapa waktu lalu. (aw/sp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar