Pontianak, 19 Mei 2015. Bukan Hanya dipulau Jawa dan
Sumatera, di Kalimantan Barat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan
Barat juga melaksanakan aksi. Ratusan Kader IMM Kalimantan Barat selama 3 Hari
berturut-turun melaksanakan aksi di Bundaran Untan dan DPRD Prov. Kalimantan
Barat Mulai Dari Tanggal 19, 20, 21 Mei 2015". Hal itu disebabkan kondisi ekonomi dan politik yang carut-marut.
Bahkan, kondisi kacau saat ini dinilai mirip dengan masa akhir Orde Baru tahun
1998.
![]() |
| Kader IMM Sedang Berorasi |
"Jika pemerintah masih juga
belum sadar, maka tidak ada kata lain selain yaitu Turunkan Jokowi. Ungkap
Suharman Korlap Aksi IMM Kalbar”
![]() |
| Ketua IMM Cabang Pontianak Bidang Organisasi Immawan Erfandi Saat Melakukan Orasi |
Dalam orasinya, Suharman meminta agar
jokowi – JK segera Turun karena IMM menilai bahwa hari ini jelas Rezim yang
berkuasa sekarang adalah Rezim Neolib dengan cover merakyat.
DPD-IMM Kalbar menyoroti pemerintahan Jokowi-JK, yang menurut IMM Indonesia sedang mengalami pergejolakan ekonomi, hukum, hingga sumber daya alam. Mereka juga menilai program nawacita Jokowi -JK, kebijakanya tidak pro rakyat. Tambah Suharman”.
Sebelumnya, dikabarkan ribuan aktivis IMM dari berbagai Pimpinan di Daerah Maupun Pusat Sudah Gencar Melakukan Aksi secara besar-besaran tanggal 19, 20, 21 dan 23 Mei 2015.
DPD-IMM Kalbar menyoroti pemerintahan Jokowi-JK, yang menurut IMM Indonesia sedang mengalami pergejolakan ekonomi, hukum, hingga sumber daya alam. Mereka juga menilai program nawacita Jokowi -JK, kebijakanya tidak pro rakyat. Tambah Suharman”.
Sebelumnya, dikabarkan ribuan aktivis IMM dari berbagai Pimpinan di Daerah Maupun Pusat Sudah Gencar Melakukan Aksi secara besar-besaran tanggal 19, 20, 21 dan 23 Mei 2015.
Sementara Ketua DPD IMM Kalbar Herna
Menambahkan Bahwa IMM terus bergerak dan meneriakan Reformasi dari berbagai
Pimpinan sebagai gerakan nyata Gerakan untuk Rakyat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar